Senin, 12 Agustus 2013

cerita 4 lilin

waktu itu w lagi iseng liat-liat website sambil bolak balik buka FB (kali aja ada yang ngajak gw chat. hehehe)
tanpa sengaja w membaca sebuah artikel yang bagi gw cukup memberikan motivasi sih
ceritanya sebagai berikut :
oh iya lupa judul artikel yang w baca Kisah 4 Lilin;


     sebelumnya tentu kalian tau kan apa sih yang dinamakan lilin itu? kalau belum tau walah kebagetan itu namanya,  nah kali ini ada kisah mengenai lilin, 

begini ceritanya:

     Didalam sebuah ruangan yang gelap hanya terdapat 4 buah lilin yang sedang menyala. karena ruangan tersebut sangat sunyi dan hening maka percakapan antara lilin tersebut pun dapat terdengar

Lilin yang pertama berkata:
" Aku adalah Damai. "
" Namun manusia tidak mampu menjagaku, maka lebih baik.... Aku mematikan diriku sendiri saja! "
demikianlah sedikit demi sedikit sang lilinpun padan. 

Lilin yang kedua berkata:
" Aku adalah Iman. "
"Sayang aku tak berguna lagi."
"Manusia tak mampu Mengenal ku, untuk itulah tak ada gunanya lagi aku tetap menyala."
Begitu selesai bicara tiupan anggin pun memadamkannya

Lilin yang ketiga, dengan sangat sangat sedih berkata:
" Aku adalah Cinta. "
"Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala."
"Manusia tak lagi memandang dan mengaggapku berguna."
 "Mereka saling membenci, bahkan membeci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya."
Tanpa menunggu waktu yang lama, maka matilah lilin yang ketiga

Tanpa terduga…

Seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga Lilin telah padam.
Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata:
“Ekh apa yang terjadi?? Kalian harus tetap menyala, Aku takut akan kegelapan!”
Lalu ia mengangis tersedu-sedu.

Lalu dengan terharu Lilin keempat berkata:
Jangan takut,
Janganlah menangis,
selama aku masih ada dan menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan ketiga Lilin lainnya:
“Akulah HARAPAN.”
Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan kembali ketiga Lilin lainnya.
Apa yang tidak pernah mati hanyalah HARAPAN yang ada dalam hati kita….dan masing-masing kita semoga dapat menjadi alat, seperti sang anak tersebut, yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan kembali Iman, Damai, Cinta dengan HARAPAN-nya!


artikel di ambil dari
http://www.beritaunik.net

0 komentar:

Posting Komentar

 
;